June 30, 2008

2 buku…

Posted in Buku at 2:52 pm by anda07

Harry and the Wrinklies (Harry dan Geng Keriput)
Oleh Alan Temperley
Dialih bahasakan oleh Hidayat Saleh
Editor Poppy Damayanti Chusfani
Diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, 2008
Sebanyak 333 halaman

Dikatakan ini adalah merupakan novel anak-anak, tapi menurutku ini lebih dari novel anak-anak karena ceritanya sedikit lebih rumit dan juga karena aku suka ceritanya, kan aku dah remaja, bukan anak-anak lagi hihihihi… **hubungannya???? Silakan dipikirkan**

Mulaiii…..

Harry?? Maaf ini bukan cerita tentang Harry Potter 😀 Ini adalah tentang Eugene Augustus Montgomery Harold Barton. Hmmm..nama yang cukup panjang, mudahnya dipanggil Harry Barton. Cerita tentang seorang anak dengan orang tua yang kaya di negara Inggris namun selalu ditinggalkan. Dia hanya diasuh oleh seorang wanita yang bernama Lavinia McScrew, yang sering dipanggil Harry dengan sebutan Gestapo Lil. Kenapa? Karena caranya yang memperlakukan Harry lebih sebagai pembantu nya daripada asuhannya, dengan seringnya menyuruh Harry mengerjakan pekerjaan rumah yang seharusnya kerjaannya. Sampai akhirnya terdengar khabar bahwa orang tua nya meninggal dengan juga meninggalkan banyak hutang, yah paling tidak itulah yang didengar Harry.

Sepeninggal orang tuanya, Harry dikirim oleh Gestapo Lil kepada bibi-bibinya (bibi Florrie dan bibi Bridget) yang dah cukup renta kalo dilihat dari umurnya yang sekitar 70-80 tahunan dengan hanya membawa baju-baju usang yang sudah kekecilan ke daerah yang disebut Lagg Hall. Tadinya ia mengira hidup akan membosankan tapi ternyata jauh dari dugaannya. Harry benar-benar menjadi anak kesayangan bibi dan teman-teman bibinya. Dan ada banyak kejadian aneh yang mencurigakan. Seperti… bibi Florrie yang sanggup menyetir mobil dengan kecepatan 220 – 230 km/jam. Ada nenek-nenek yang berumur 70 tahun bisa memanjat dan melompat-lompat diatas pohon serta dapat salto berpuluh-puluh kali… Ada juga nenek berbadan besar yang jago gulat. Siapa orang-orang itu??

Ternyata… mereka adalah sekelompok nenek-nenek yang dulunya adalah para orang-orang pintar yang juga pernah masuk penjara. Orang-orang yang mencuri dari orang-orang kaya namun barang curiannya disumbangkan pada orang yang membutuhkan seperti panti-panti asuhan, yayasan-yayasan, dan sebagainya. Kalo kata Harry sie, mirip dengan pekerjaannya Robin Hood. Nenek-nenek ini menamakan diri sebagai geng Keriput-sesuai usianya- dengan anggota delapan orang yaitu Bridget (seorang perencana, otak dari semua operasi), Florrie ( pengemudi untuk kabur), Fingers Peterman (pembobol), Dottie Skylark (maling pemanjat), Maxim Beauguss (penipu), Angus McGregor (pemalsu), Autolycus (pencopet), Huggy Bear (yang berotot, jaga-jaga kalau keadaan sulit). Tim yang keren…. 😀

Namun ada satu orang yang sangat membenci mereka dan mereka juga membencinya, yaitu Kolonel Priestly. Seorang Hakim yang juga mempunyai tempat pacuan kuda, rumah yang mewah dan lainnya. Yang ternyata dia adalah seorang operator top dan penadah bagi geng-geng penjahat besar. Baginya, geng keriput merupakan ancaman dan dia selalu ingin menjatuhkan mereka dengan cara apapun sampai dengan menggunakan Harry sebagai jaminan.

Bagaimana petualangan Harry dan Geng Keriput ini??? Bagaimana aksinya dalam mengungkapkan kejahatan Kolonel Priestly?? Lengkapnya, silakan baca sendiri hehehe..

Untuk buku yang satu ini, sedikit agak mengecewakanku…
Babi Ngesot
Oleh Raditya Dika.

Denger nama Raditya Dika, tentu cerita-cerita didalam bukunya gila semua. Namun, sedikit kritik, saking gila-gilaan nya, aku jadi merasa semua cerita seakan sama saja… ga selucu yang kuharapkan. Jadi sedikit berlebihan lah… Sampai-sampai aku jadi bingung, buku ini menceritakan kejadian yang benar atau hanya cerita-cerita fiksi. Atau bisa dibilang mana kejadian yang benar dan mana yang ngga… Agak jauh berbeda dengan yang “Kambing Jantan”.
Maaf yang mas Dika…. Tapi, anna tetep dukung terus para penulis, pengarang, pengkarya, seniman Sastra Indonesia. Sukses terus…. Ditunggu karya-karya berikutnya. Namun kalo dikritik jangan marah yaaa… Peace.. 😉