August 21, 2008

Dragon Keeper

Posted in Buku at 4:28 pm by anda07

Dragon Keeper
Oleh Carole Wilkinson
Diterjemahkan oleh Claudia
Diterbitkan oleh Penerbit Matahati, 2008
Sebanyak 386 halaman

Bagi yang sudah pernah membaca tentang cerita naga “Eragon”, maka membaca buku ini akan ada ketidakseruannya. Ada beberapa perbedaan didalam ceritanya. Yah tentu saja kan… secara penulisnya beda gitu loh…. 😀

Dragon Keeper adalah sebuah buku yang menceritakan tentang seorang pengurus naga. Dimana tadinya dia hanya seorang gadis budak dari seseorang –Master Lan– yang disuruh untuk menjaga dan mengurus naga-naga Kaisar. Yang mana tadinya naga-naga sangat diagungkan karena merupakan pembawa berita akan kelangsungan pemerintahan kaisar dan negerinya yang tergantung pada sikap dan kelakuan naga-naga itu. Namun karena ada sesuatu hal yang membuat kaisar membenci naga, maka naga-naga yang sebelumnya dipelihara didalam istana, dikeluarkan dan dipindahkan.

Di Huangling lah, Ping-gadis budak itu-hidup dengan mengurus tuan nya dan naga-naga. Karena perlakuan yang seadanya, naga-naga yang tadinya berjumlah 12 ekor menjadi 2 ekor, Long Yu dan Long Danzi. Di suatu hari, Long Yu mati. Hal ini membuat Ping sangat merasa bersalah. Hanya kehadiran Hua-tikus rumah sebagai sahabatnya-yang menghiburnya. Namun saat kematian Long Yu ini juga membuat Ping dekat dengan Long Danzi yang menjaga batu misterius. Karena kejahatan Master Lan, Ping dan Hua akhirnya berani melarikan diri demi menyelamatkan Long Danzi dan batu misterius itu.

Disinilah petualangan Ping, Hua dan Long Danzi dimulai. Ping menyadari kalau Long Danzi bisa mengerti akan bahasanya walau dia menjawab hanya lewat pikiran Ping. Ping juga akhirnya mengetahui bahwa keinginan Long Danzi adalah membawa batu misterius itu ke Samudera, menuju Pulau Penuh Berkah.
Sebuah perjuangan bagi Ping. Mulai dari dikejar-kejar para prajurit istana, pemburu naga yang bernama Diao, si necromancer, sampai dengan bertemu dengan kaisar yang baru. Menelusuri hutan demi hutan, kampung ke kampung, lewat sungai, sampai masuk ke daerah Wucheng-kota para pemburu naga. Dalam perjalanan inilah Ping mengetahui bahwa dia mungkin adalah pengurus naga sejati dan pengurus naga pertama yang wanita, karena sebelumnya, pengurus naga mempunyai ciri-ciri : lelaki, kidal, mempunyai mata batin (mengetahui sesuatu yang bakal terjadi yang bisa mencelakakan si naga asuhannya) dan juga bisa mengerti keinginan dan bahasa naga.

Diakhir-akhir kisah, diketahui bahwa batu misterius itu adalah sebuah telur. Dan tentu saja… itu sudah kuduga hohoho…..

Oke, seperti kubilang diawal, ada persamaan dan perbedaan dengan cerita “Eragon”. Persamaan nya adalah ke dua buku ini menceritakan tentang Naga dan telurnya. Sedangkan perbedaannya, di “Eragon”; (1)menceritakan tentang penunggang naga (2)seekor naga sudah memilih penunggangnya sejak dia masih dalam telur dan memberi tanda ditelapak tangan bagi penunggangnya (3)naga sangat mengabdi pada pimpinannya (4)naga sangat tergantung pada penunggangnya.
Sedangkan di “Dragon Keeper”; (1)menceritakan tentang pengurus naga (2)pengurus naga sesuai dengan keturunan sejak lama dengan ciri-ciri tertentu, dalam artian naga ga bisa memilih pengurusnya(3)naga ini berkeinginan untuk bebas (4)naga bisa tidak tergantung pada pengurusnya, bisa saja meninggalnya.

Saranku, bacalah Dragon Keeper dulu, baru kemudian baca Eragon… Anda akan tau bedanya 😀
Dan penilaianku, Eragon masih lebih OKE..

Advertisements

6 Comments »

  1. ridu said,

    ooh penjaga naga yah.. hmm.. tapi bukan naga ‘jengkol’ kan??

    kan orang suka bilang ‘bau naga’ artinya bau jengkol! ahhaha… just kidding..

    ooh gitu yah.. sip2.. baca dragon keeper dulu. tapi kalo nonton eragon gimana??

  2. warmorning said,

    mirip-mirip kho ping hoo kayaknya 🙂

  3. mina said,

    Eragon itu jelek. hihihi/

  4. anna said,

    @ridu: mending baca bukunya… Film Eragon ituh sangat sangat sangat beda dari bukunya… ga asyik..

    @warmorning: belom pernah baca kho ping hoo… pinjem dunk…

    @mina: film nya bu yg jelek… bukunya mayan kan???

  5. mia said,

    hai anna, lam kenal ya… aku penasaran baca twilight secara blum baca jadi g bisa kasih komen di sana 😉 tapi klo dragon keeper ni lucu n bagus juga, emang dibanding eragon sih jauh lebih dalem ceritanya eragon n sorry to say filmnya ancur banget!

  6. anna said,

    @mia: lam kenal juga…. setuju kalo film nya eragon ancur… kemarin dl dibilang mo bikin buku 2 nya eragon… boleh saja, tapi harus lebih mirip dengan bukunya donk yaa… Lanjutan dragon keeper juga ada, bentar lg ta review


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: