October 27, 2008

Eclipse

Posted in Gramedia Pustaka Utama at 11:53 am by anda07

Eclipse (Gerhana)
Oleh Stephenie Meyer
Dialih bahasakan oleh Monica Dwi Chresnayani
Editor Rosi L. Simamora
Diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, September 2008
Sebanyak 688 halaman; 20 cm

Ini merupakan buku seri ketiga, yang mana sebelumnya telah terbit Twilight dan New Moon. Dan masih cerita tentang Isabella Swan, Edward Cullen (yang seorang vampir) dan Jacob Black (yang seorang Werewolf).

Sebagaimana yang tertulis pada cover belakang buku ini :

Bella yakin hanya mencintai Edward. Tapi benarkah begitu? Sebab sekali ini Jacob takkan tinggal diam; ia akan membuktikan kepada Bella, bahwa gadis itu juga mencintainya.

Ada sesuatu yang Edward tak ingin kuketahui. Sesuatu yang takkan pernah dirahasiakan Jacob dariku. Sesuatu yang membuat keluarga Cullen dan kawanan werewolf rela melakukan gencatan senjata dan bekerjasama bahu membahu…
Sesuatu yang kunanti-nantikan. Sesuatu yang meskipun tak pernah kuharapkan bakal terjadi, toh terjadi juga.

Di Seattle terjadi serangkaian pembunuhan misterius, sementara Victoria, vampir yang menyimpan kebencian terhadap Bella terus melanjutkan aksi balas dendamnya. Sekali lagi Bella menemukan dirinya terperangkap dalam bahaya. Di tengah-tengah semua itu, ia juga dipaksa untuk memilih antara cintanya kepada Edward dan persahabatannya dengan Jacob. Bella sadar, apa pun pilihannya nanti, itu bisa memicu pertempuran tanpa akhir antara vampir dan werewolf. Dan seolah-olah itu belum cukup berat, ada satu lagi keputusan penting yang harus diambilnya: kehidupan, ataukah kematian.

Bisakah menebak jalan cerita sebenarnya dengan hanya membaca sinopsis diatas? Susah tentu saja…
Intinya, di seri ini, Bella terjebak diantara beberapa pilihan. Sebenarnya dia sudah menentukan pilihannya saat jatuh cinta pada Edward-si vampir. Tapi, semakin hari, disaat keyakinannya bertambah dalam menguatkan hati untuk menjadi seorang vampir, dia mengetahui suatu legenda dari suku Quileute, dimana para werewolf yang berasal dari suku itu tidak akan membunuh atau berperang dengan para vampir apabila para vampir itu juga tidak menggigit apalagi membunuh manusia yang berada di Forks-tempat Bella berada sekarang.
Sedangkan apabila Bella tetap mau menjadi vampir, berarti salah satu vampir tersebut harus menggigit Bella terlebih dahulu dan itu pasti akan memunculkan peperangan antara vampir dengan werewolf, yang mana jauh dilubuk hatinya, Bella tidak ingin Jacob-si werewolf– dan Edward terluka.

Dilain pihak, saat Bella menyelamatkan Edward dari tangan keluarga Volturi di Italia (baca New Moon), dia sudah bersepakat akan mau menjadi seorang vampir asalkan Edward selamat. Dan keluarga Volturi ini-yang merupakan keluarga vampir terkuat- akan selalu memantau Bella, apakah sudah menjadi vampir juga atau belum.

Ditengah sedikit kebingungannya, Bella dihadapkan pada suatu keadaan juga, dimana Victoria-kekasihnya James yang dibunuh Edward (baca Twilight)- masih berusaha membunuh Bella sebagai aksi balas dendamnya pada Edward. Victoria melakukan aksi di Seattle dengan membunuh manusia-manusia untuk dijadikan pasukannya dalam memuluskan jalannya. Kejadian-kejadian ini membuat bingung para keluarga Cullen dan para werewolf juga. Dan saat pasukan itu sudah mendekati Forks, serta diketahui alasan sebenarnya dari pasukan itu, dua kubu ini bersatu melindungi Bella dan menumpas para vampir ini agar tidak masuk Forks.

Disinilah para vampir dan werewolf beraksi (walau sayangnya perkelahian vampir vs vampir, vampir vs werewolf tidak dijabarkan dengan jelas….. kurang seru jadinya, tidak sesuai perkiraanku), disini juga Victoria bertemu dengan Edward, berkelahi dan bisa ditebak pemenangnya adalah Edward, Victoria mati “berkeping-keping” **pemilihan kata yang salah sepertinya, kayak beling ajah 😀 **
Dan disaat ini juga hubungan antara Edward-Bella-Jacob makin memanas. Disini juga Bella menyadari bahawa jauh dilubuk hatinya dia mencintai Jacob tapi juga mencintai Edward.

Disatu sisi, Bella sangat beruntung disukai dan dicintai oleh 2 orang pria sekaligus. Tapi disisi lain, kasihan banget sih dia, kenapa yang mencintainya selalu ga beres…. Ya vampir lah, werewolf lah… Huihhh….. **geleng-geleng kepala**

Selesai untuk Eclipse —-> Tunggu lanjutannya di BREAKING DAWN

“Buku Ini Saya Rekomendasikan Untuk Dibaca”

October 18, 2008

New Moon

Posted in Gramedia Pustaka Utama at 12:58 pm by anda07

New Moon (Dua Cinta)
Oleh Stephenie Meyer
Dialih bahasakan oleh Monika Dwi Chresnayani
Penerbit Pt. Gramedia Pustaka Uatama, Juni 2008
Sebanyak 600 halaman; 20 cm

New Moon yang dalam Bahasa Indonesia nya diterjemahkan menjadi Bulan Baru tapi kok dibukunya tertulis Dua Cinta yaaa…. 😀

Ini adalah lanjutan dari Twilight.. Kisah asmara tentang hubungan antara vampir dan manusia.
Cerita disini dimulai pada hari ulang tahun Bella, 13 September, yang mana Bella tidak ingin ada suatu pesta atau apapun yang bisa mengingatkannya kalau hari itu adalah ulang tahunnya. Namun Edward dan saudara-saudaranya malah membuatkan pesta untuknya dirumah keluarga Cullen. Dan kesialan Bella terjadi lagi. Hanya karena membuka bungkus kado, jari Bella terluka… Dan bagaimanapun seorang vampir mencoba untuk tidak tergoda terhadap darah manusia, tapi hasrat terhadap darah itu masih cukup kuat bagi Jasper-saudara Edward- yang membuatnya menjadi kehilangan kendali. Memerlukan usaha dan kekuatan yang besar oleh Emmet untuk menghalangi Jasper.

Hal ini ternyata membuat Edward sangat merasa bersalah. Dia merasa karenanya lah Bella menjadi celaka. Sikap Edward berubah sejak malam itu. Sampai disuatu hari Edward mengajak Bella ke hutan didekat rumahnya, disana Read the rest of this entry »

October 10, 2008

Keluarga Flood

Posted in Serambi at 9:37 am by anda07

Buku tentang Keluarga Floods, adalah buku yang menceritakan tentang Keluarga Penyihir yang mempunyai tujuh orang anak yang dibuat tidak dengan cara anak manusia biasa dibuat tetapi dengan sihir-sihir, ramuan atau semacamnya sehingga hasilnya pun “aneh”, seaneh apa sih? Yaaa.. aneh deh pokoknya.. baca ajah bukunya, ada gambarnya kok 😛

Buku ini kalo ga salah ada 8 seri tetapi yang sudah diterjemahkan baru 3 buku, yaitu :
Keluarga Flood #1: Tetangga Menyebalkan
Keluarga Flood #2 : Sekolah Sihir
Keluarga Flood #3 : Asal Usul Keluarga Flood

Lihat deh judul-judul, bukannya biasanya seharusnya-tata bahasa yang aneh hihihi- buku pertama itu tentang asal usul dulu?? Ya begitulah, aku sempat terbingung-bingung gitu saat baca buku yang pertama dan kedua, tapi saat baca buku yang ketiga dah biasa sekali, karena dah tau tentang karakter masing-masing tokoh keluarga Flood.
Terus, siapa aja sih keluarga Flood itu?

  • Nerlin, si ayah.
  • Mordonna, si ibu yang hanya dengan melihat matanya membuat para cowok jatuh cinta, karena itu dia selalu memakai kacamata hitam
  • Valla, anak pertama-cowok- yang sangat menyukai darah. Satu-satunya anak keluarga Flood yang sudah bekerja di Bank Darah
  • Satanella, anak kedua-cewek- yang berubah menjadi anjing dan tidak mau lagi berubah menjadi manusia walau sudah dibujuk oleh orangtuanya
  • Merlinmary, anak ketiga-ga jelas kelaminnya apa- yang tubuhnya ditutupi oleh bulu-bulu lebat dan mempunyai tegangan listrik tinggi
    Winchflat, anak keempat-cowok- yang merupakan anak genius.. yah walau semua keluarga flood genius 🙂
  • Morbid & Silent, anak kelima dan keenam-cowok- yang mana mereka adalah kembar
  • Betty, anak ketujuh-cewek- yang dilahirkan seperti kita-kita manusia normal ini lahir. Dan hanya Betty yang wajahnya ga “hancur”, maksudnya mempunyai wajah benar-benar seperti manusia. Kalian liat aja dibukunya wajah anak yang lain kacau-kacau deh…

Nah, kita mulai dari buku satu ya…

Keluarga Flood #1: Tetangga Menyebalkan
Oleh Colin Thompson
Diterjemahkan oleh Shinta Harini dari The Floods terbitan Random House Australia 2005.
Penerbit Atria, 2007
Sebanyak 183 halaman

Ini menceritakan tentang keluarga Flood yang tinggal di Jalan Acacia Avenue nomer 13 (nomor penyihir banget ga sih??) mempunyai tetangga-yang mereka sebut tetangga dari neraka- yang sangat sangat menyebalkan yang tinggal di Jalan Acacia Avenue nomer 11 yang suka berteriak-teriak, selalu bertengkar dan bersumpah serapah dengan keras, mereka adalah keluarga Dent yang terdiri dari :
Tuan Dent; yang suka mabuk, suka membunyikan sepeda motor keras-keras dan suka berteriak-teriak–walau ini adalah sifat semua keluarga Dent-
Nyonya Dent; sangat suka menonton TV
Tracylene; anak pertama-cewek- yang selalu berdandan habis-habisan semenor-menornya, suka menggoda cowok
Dickie; anak kedua-cowok- yang suka masuk rumah orang tanpa izin, sangat nakal, suka melempari rumah orang dengan kotoran

Karena ulah dari keluarga Dent ini, kehidupan keluarga Flood menjadi bermasalah, mereka menjadi tidak bisa menyihir dengan benar karena konsentrasi terganggu.. Tau kan kalo mo menyihir ituh harus berkonsentrasi?? 😉
Kekisruhan ini membuat keluarga flood berencana untuk membalas dendam dengan memusnahkan keluarga Dent ini. Akhirnya terjadilah pemusnahan ala keluarga Flood, yaitu dimulai dari Tracylene yang dimakan oleh Ratu Scrathcrot, selanjutnya Dickie yang diubah oleh Betty menjadi kulkas ajaib yang menyediakan apapun kebutuhan keluarga Flood, Ny. Dent yang diubah menjadi TV plasma layar datar dan Tuan Dent yang diubah menjadi robot penyedot debu otomatis nirkabel yang bisa langsung mengisi ulang cadangan tenaga listrik jika baterainya mulai habis.

Akhirnya,, musnahlah sudah tetangga yang menyebalkan itu. Apakah ada yang merasa kehilangan dengan lenyapnya keluarga Dent ini? Ngga ada tuh, semua warga malah senang. Rumah keluarga Dent dilelang dan dibeli oleh Betty dengan harga 10 dollar 5 sen.

Keluarga Flood #2: Sekolah Sihir
Oleh Colin Thompson
Diterjemahkan oleh Shinta Harini dari The Floods, Play School terbitan Random House Australia 2006.
Penerbit Atria, 2007
Sebanyak 226 halaman

Menceritakan tentang anak-anak keluarga Flood yang bersekolah disebuah sekolah khusus anak-anak penyihir yaitu di Quicklime College, sebuah sekolah yang bukan sekolah biasa, tersembunyi disebuah lembah yang sangat jauh dan tinggi diatas pegunungan Patagonia, suatu tempat yang tak terlihat di peta. Untuk pergi ke sekolah ini, anak-anak penyihir menaiki “bus” yaitu seekor naga yang bisa nelaju dengan kecepatan cahaya, hanya dengan waktu kurang dari 60 detik dalam menempuh jarak bermil-mil jauhnya.

Sekolah yang tidak ada pelajaran matematika atau fisika atau sejarah, tapi sekolah yang memberikan pelajaran diantara tentang cara mengubah manusia menjadi keong, cara mencuri perhiasan berharga dari kastil antitembus, menggerutu –aneh banget ada pelajaran cara menggerutu-, cara membuat kutil, cara melempar 3 pemain tenis sekaligus dan perjalanan waktu. Juga pelajaran yang sangat disukai anak-anak keluarga Flood seperti ilmu menghilang, olahraga sampai sakit seperti sampai patah tulang **pelajaran yang aneh**, teknik rekayasa genetika, elokusi dan melolong, keturunan istimewa yang mana muridnya adalah penyihir yang menjadi anjing, keong, nyamuk, de el el, dan ekonomi dan bentuk-bentuk lain dari perampokan

Di buku ini juga diceritakan tentang keseruan-keseruan para anak-anak Flood yang selalu mendominasi seluruh kelas, yang mana setiap anak diperbolehkan mengikuti kelas apapun yang dia mau dengan syarat satu hari mengikuti 4 pelajaran. Asyik banget ga sih belajar kayak gitu… suka-suka kita hehehe.. Juga ada kisah tentang si anak nakal, Orkward Warlock, anak seorang tukang susu yang sudah dari kecil dibuang oleh orang tuanya, kasihan banget sebenarnya tapi kenakalannya-yang lebih karena rasa iri- sungguh menyebalkan.

Keluarga Flood #3: Asal Usul Keluarga Flood
Oleh Colin Thompson
Diterjemahkan oleh Ferry Halin dari The Floods, Home & Away.
Penerbit Atria, 2008

Dari judul dah diketahui kalo dibuku ini menceritakan secara rinci asal usul dari setiap anggota keluarga Flood.
Dimulai dari suatu tempat yang bernama Transylvania Waters. Tempat Mordonna yang merupakan puteri dari Ratu Scrathcrot dan Raja Nombre-Sept-A-Quatorze (Raja Quatorze)-sebenarnya namanya lebih panjang lagi, tapi ga usah ditulis disini deh :-). Mordonna terkenal dari kecantikannya. Dia mempunyai seorang saudara yang jelek bernama Howler, sangat bertolak belakang dengan Mordonna. Keinginan Mordonna yang terbebas dari ayahnya membuatnya akhirnya bertemu dengan Nerlin-manusia kotor yang hidup digorong-gorong bawah tanah yang kerjanya membersihkan tempat pembuangan- dan saling jatuh cinta. Cinta mereka ini tidak disetujui oleh ayah Mordona, sehingga mereka melarikan diri dibantu oleh ibunya Mordonna-Ratu Scrathcrot- dan penasihat kerajaan-Vessel. Mereka dikejar-kejar oleh pembisik maut yang ingin menangkap Mordonna dan membunuh yang lainnya atas perintah Ayah Mordonna.

Sebelum kabur, keluar dari Transylvania Water, mereka sempat menikah terlebih dahulu.
Diperjalanan, dengan hambatan-hambatan yang ada, Mordonna sempat “melahirkan” Valla dan Satanella. Dan setelah mendapatkan rumah di Acacia Avenue, atas bantuan Vesel dan Parsnip-burung yang dibesarkan di ketiak Vessel dan berbicara cadel- lahirlah Merlinmary, Winchflat, Morbid & Silent, dan Betty.

Seperti itulah buku seri tiga nya. Kita tunggu seri berikutnya yah.. 🙂

Buku ini juga direview oleh Mina